Ponorogo — MAN 2 Ponorogo menggelar Upacara Pembukaan Reformasi 2026 pada Sabtu (8/8/2026) di depan GOR MAN 2 Ponorogo. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh organisasi dan ekstrakurikuler MAN 2 Ponorogo ini menjadi momentum dimulainya proses regenerasi keanggotaan sekaligus keberlanjutan kegiatan organisasi dan ekstrakurikuler di lingkungan madrasah.

Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala MAN 2 Ponorogo, Agung Drajatmono menyampaikan bahwa reformasi menjadi bagian penting dalam proses pergantian keanggotaan organisasi. Siswa kelas XII yang sebelumnya aktif dalam berbagai organisasi dan ekstrakurikuler akan secara bertahap digantikan oleh siswa kelas XI sebagai penerus kepengurusan.

“Adanya pergantian keanggotaan, yang kelas XII akan berganti oleh kelas XI,” ujar Agung dalam sambutannya.

         Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan siswa secara maksimal dalam berbagai kegiatan, termasuk ekstrakurikuler. Menurutnya, kegiatan di luar pembelajaran dapat menjadi sarana bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan dan keahlian tertentu sekaligus mengurangi kejenuhan dalam proses belajar.

“Semaksimal mungkin di segala kegiatan, juga kegiatan ekstrakurikuler, agar tidak mengalami kejenuhan dalam belajar dan punya keahlian tertentu,” tuturnya. Agung memberikan sejumlah contoh keterampilan yang dapat diperoleh siswa melalui organisasi dan ekstrakurikuler. Anggota PKS, misalnya, dapat belajar mengenai baris-berbaris serta pengetahuan dasar terkait kecelakaan. Sementara itu, anggota jurnalistik dapat mengembangkan kemampuan dalam mengidentifikasi serta membedakan tulisan yang dibuat oleh kecerdasan buatan (AI) dan tulisan yang dihasilkan secara mandiri.

Selain itu, organisasi seperti OSIM juga memiliki peran dalam mengorganisasi berbagai kegiatan di madrasah. Pengalaman tersebut diharapkan dapat membentuk kemampuan siswa dalam bekerja sama, bertanggung jawab, serta mengelola sebuah kegiatan.

Upacara Pembukaan Reformasi 2026 berlangsung dengan tertib dan penuh semangat. Seluruh organisasi dan ekstrakurikuler turut hadir sebagai bagian dari proses regenerasi dan keberlanjutan kegiatan kesiswaan di MAN 2 Ponorogo. Menutup sambutannya, Agung berharap Reformasi 2026 dapat menjadi langkah awal untuk menjaga keberlanjutan sekaligus meningkatkan kualitas organisasi dan ekstrakurikuler di MAN 2 Ponorogo.

“Semoga dengan reformasi, keberlanjutan ekstrakurikuler bisa menjadi lebih baik,” pungkasnya. Melalui Reformasi 2026, estafet kepemimpinan diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan. Pergantian anggota bukan menjadi akhir dari sebuah perjalanan, melainkan awal bagi generasi berikutnya untuk melanjutkan, mengembangkan, dan membawa organisasi serta ekstrakurikuler MAN 2 Ponorogo menuju arah yang lebih baik.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.